Kisah Inspiratif Pacaran Atau....?

KisahTerbaik.Com- Pacaran Atau..? merupakan judul yang diciptakan oleh Muhammad Riza Hafidz Bahtiar dalam menuliskan secarik kisah-kisah inspiratifnya. Semoga tulisan yang disajikan ini bisa menjadi wawasan dan menambah pengetahuan pembaca.

Begini, Kisahnya....

Menjadi seorang pelajar membuat saya harus pintar dalam memfilter segala macam bentuk pergaulan anak jaman now. Mulai dari memilih teman, memilih organisasi, bahkan memilih grup WA sekalipun harus saya seleksi. Apalagi memilih calon istri hehe.. Eits, tapi bukan itu yang ingin saya bagikan kali ini.

Di zaman yang serba mudah dan modern seperti sekarang, pacaran bukan lagi hal yang tabu yang bagi remaja harus merasa malu karenanya. Berpacaran bukan lagi hal yang sulit dilakukan. Bahkan bagi sebagian remaja, pacaran menjadi sebuah gaya hidup.

Mereka yang tidak memiliki pacar dianggab JODI (jomblo ditinggal mati), tidak gaul dan terkesan diasingkan dari pergaulan. Hanya sebatas pacaran, namun efeknya bisa mengguncangkan jati diri remaja sampai menggerogoti keimanan mereka hingga terjerembab dalam kebohongan cinta dan kemaksiatan.

Pacaran dan maksiat memang telah menjadi hal biasa dan lumrah bagi kehidupan sekarang. Seolah – olah dua kata ini menjadi darah dan daging. Sungguh sangat mengerikan melihat fakta itu. Tak tanggung–tanggung, kemaksiatan dilakukan secara terbuka dan terang terangan hingga menimbulkan perzinaan. Kenapa itu semua bisa terjadi ?

Itulah kekosongan iman pada remaja sekarang. Tipu daya setan yang semakin membabi buta, tak diiringi dengan pengukuhan fondasi iman dalam jiwa. Ada yang sengaja melakukan, namun ada juga yang tidak. “ Wong suka sama suka kok.” Duh, itulah lagu lama yang muncul dari para remaja pelaku perzinaan. Padahal Al Qur’an sudah melarangnya sejak 1400 tahun yang lalu, “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra’:32).

Lalu, kenapa masih banyak yang melanggarnya ? Apakah belum datang kepada mereka ayat–ayat Allah SWT ? Bukan remaja namanya jika tidak punya seribu satu alasan dan dalih untuk berpacaran. Akhir–akhir ini muncul pacaran dengan dalil baru. “Yuk, pacaran islami.

Wah memang ada? Gak ada lah yang namanya pacaran dengan gaya islami. Tapi kenapa masih ada saja kaum adam dan hawa terkena rayuan gombal. Sejatinya, bagi mereka yang menjalin kasih tanpa ikatan yang hal (pacaran), mereka sedang tidak jatuh cinta.

Lalu bagaimana mereka bisa mengeluarkan kalimat – kalimat romantis yang sok puitis hingga menghanyutkan ribuan gadis ? Setiap insan seakan-akan terjebak dalam lembah cinta dunia dan merasa dunia hanya milik mereka berdua.

Terkait hal ini, kita tidak bisa sepenuhnya menuduh dan menyalahkan mereka. Yuk tengok bagaimana kehidupan, lingkungan dan peran orang tua dalam membimbing mereka menuju jaln yang diridhoiNya.

Sikap acuh tak acuh, kesibuka, keimanan, dan tingkat ekonomi keluarga bisa menjadi faktor mudahnya para remaja berpacaran dan melakukan perzinaan. Sangat disayangkan banyak orang tua yang malah merasa bangga ketika anaknya berpacaran.

Apalagi berpacaran dengan cowok atau cewek yang tajir (bukan om-om/tante-tante loh). Masya Allah, bagaimana jawaban mereka kelak ketika di akhirat Allah SWT bertanya mengenai anak–anak mereka ? Terus bagaimana kita mencegah hal ini agar tidak terjadi di generasi remaja penerus kita ? Wallahualam...

Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dengan posisi saya sekarang ini. Doa orang tua saya yang begitu ikhlas tak henti – hentinya selalu dipanjatkan di setiap malam. Doa mereka telah berhasil menghantarkan saya diterima di salah satu kampus terbaik di Surabaya yang insya Allah selalu menjaga keseharian, pergaulan, dan yang pasti juga menjaga juga ubudiyah saya untuk terus meneladani sunnah Rasulullah.

Pilihan yang sangat tepat bagi saya. Ketika kebanyakan remaja dalam rentang umur yang sama dengan saya, dengan asyik-asyiknya terhanyut dalam gaya hidup mewah dan terbiasa bermanjaan dengan materi dari keluarga untuk bersenang-senang.

Di sini saya sudah harus belajar berjuang menjadi jiwa yang mandiri. Meski terkadang ada sedikit repihan – repihan rasa iri dengan kehidupan mereka, meski terkadang hati selalu merasa ingin berontak, meski terkadang setan dan iblis masih muncul dengan ribuan cara untuk menyesatkan. Saya selalu yakin Allah SWT menjaga saya selama niat di hati saya benar.

Bagaimana agar setan tak mudah membuat hati ini jatuh hati dan berakibat berpacaran ?  Alhamdulillah, ilmu dari berbagai kajian dan Al Qur’an yang sekarang sedang saya amalkan, membuat saya tahu bahwa islam telah mengatur sedemikian indah segala lini kehidupan kita. 

Sebelum hati ini condong ke lain hati, saya selalu berusaha mengingat salah satu ayat dalam Al Qur’an yaitu surat An-Nur ayat 30 yang artinya, “Katakanlah kepada orang – orang yang beriman, agar mereka menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”

Itulah ilmu yang saya dapatkan dari apa yang sedang saya pelajari saat ini. Kenapa Allah SWT memerintahkan kita menundukkan pandangan ? karena dari situlah awal mula, adanya ketertarikan dan kemaksiatan, seperti istilah dari mata turun ke hati. Allah SWT sebenarnya selalu menjaga hati kita dari panah – panah setan yang melesat ketika kita memandang sesuatu yang tidak halal bagi kita. Hanya saja seberapa peka kita terhadap penjagaan Allah SWT?

Saya selalu berkomitmen dan berprinsip. Ketika saya mempunyai impian, maka dengan segala usaha, saya akan menggapai impian tersebut. Ketika saya tidak ingin berpacaran maka segala sesuatu yang mendekatinya akan saya jauhi.

Cukup satu kata, halalkan atau kau tinggalkan. Ya Allah, jaga selalu hati ini. Saya akan selalu menjaga diri untukMu dan akan kujaga hati ini untuk istriku kelak yang akan membawa saya ke surgaMu. Aamiinnn....

Berlangganan update artikel terbaru via email:

40 Responses to "Kisah Inspiratif Pacaran Atau....?"

  1. Inspiratif banget buat anak muda jaman sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Atas komentarnya. Semoga Bermanfaat :)

      Hapus
  2. Keren, sangat bermanfaat. Dan lebih baik lagi jika kita juga mengamalkan.. Mari kita tegakan indonesia tanpa pacaran.

    BalasHapus
  3. Itu menceritakan kisah yg nyata dmna pacaran yg dilarang tpi masih ada yg membuat alasan pacaran islami, itu yg susah la menurut sya pelajar btuh bimbingan juga arahan dari orang tua dan grunya terutama gru ngaji supaya gk menjadikan pcaran sebagai hal yg umum dilakukan yg intinya itu menjerumuskan ke arah dosa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Penulis inspiratif Atas komentarnya. Semoga Bermanfaat :)

      Hapus
  4. Bagus :) sangat bermanfaat
    Semoga dapat menginspirasi banyak orang

    BalasHapus
  5. Bagus.. sangat bermanfaat, terharu bacanya, halalkan atau tinggalkan wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih aderiadeasy, semoga bermanfaat :)Halalkan sja hehe

      Hapus
  6. Bagus, sangat mengisnpirasi untuk anak anak muda zaman sekarang agar tidak terjerumus ke jalan yg salah..

    BalasHapus
  7. Sangat menginspirasi mengingat pergaulan jaman sekarang yang sudah semakin kacau dengan adanya "pacaran"
    Semoga kita tetap teguh untuk tidak pacaran hingga ada yg mau menghalalkan 😁
    Amiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Atas komentarnya. Semoga Bermanfaat :) aaminnnn

      Hapus
  8. Sungguh cerita yang sangat menginspirasi anak muda sekarang untuk berkata tidak pada pacaran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Atas komentarnya. Semoga Bermanfaat :)

      Hapus
  9. Kalo foto bareng sama mantan boleh ga ya. Tapi ini cerita yang bagus, semoga anak muda jaman sekarang mulai sadar tentang haramnya berpacaran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atika Atas komentarnya. Semoga Bermanfaat :)

      Hapus
  10. Bagus, kontennya isinya padat dan jelas. Dan menginspirasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Yudha Atas komentarnya. Semoga Bermanfaat :)

      Hapus
  11. Sangat menginspirasi sekali, khususnya untuk anak muda yang suka pacaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Amiliya Atas komentarnya. Semoga Bermanfaat :)

      Hapus
  12. Menurut saya pergaulan masa kini sebagian banyak anak jaman sekarang lebih memandang ke duniaan. Banyak anak –anak zaman sekarang melakukan hal-hal yang negative.Tapi banyak juga yang masih menjauhi hal-hal yang bertentangan dengan agama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Adhi atas komentarnya. Semoga Bermanfaat :)

      Hapus
  13. Balasan
    1. Terima kasih Adi Yusuf atas komentarnya. Semoga Bermanfaat :)

      Hapus
  14. Bagus bagus. Sangat menginspirasi untuk kaum anak muda jaman now. Terus berkarya nakπŸ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Dya atas komentarnya. Semoga Bermanfaat :) iya mak doakan anakmu ini :D

      Hapus
  15. MaasyaAllah sungguh syahdu membacanya, sangat sesuai dengan kondisi sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Alifi atas komentarnya. Semoga Bermanfaat :)

      Hapus
  16. Subhanallah, kisahnya sngat menginspirasi.semoga bermanfaat bg bnyk orang.khususnya para remaja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Atas komentarnya. Semoga Bermanfaat :)

      Hapus
  17. Keren banget ceritanya. Banyak hal yang bisa dipetik. Lanjutkan

    BalasHapus
  18. Tulisannya anak muda banget, sangat suka, menarik perhatian anak muda. Semoga sukses

    BalasHapus
  19. Ceritanya bagus. Ditunggu cerita selanjutnya

    BalasHapus
  20. Menarik kak ditunggu cerita inspiratif selanjutnya ya

    BalasHapus
  21. Tulisannya bagus, menarik, dan sangat bermanfaat

    BalasHapus
  22. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel