Kisah Inspiratif "Pengalaman Menjadi Semangatku"

KisahTerbaik.Com- Rangkaian kisah inspiratif yang terjadi secara nyata ini dituliskan oleh Nurul Hamidah dengan judul "Pengalaman Menjadi Semangatku". Dalam cerita ini ia membagikan motivasi kepada segenap pembaca sekali.

Begini, Kisah Inspiratifnya...

Kisah ini merupakan kisah nyata dari seorang dosen juga seorang motivator yang cukup terkenal di sebuah kota. Berikut ini sedikit cuplikan dari kisahnya.

Sebuah keluarga sederhana yang mempunyai 2 orang anak laki-laki tinggal di daerah desa yang terpencil. Ayah dalam keluarga tersebut adalah seorang petani dan ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga.

Tentunya, untuk membiayai keluarga sehari-hari tidak terlepas dari hasil keringat ayah dalam bekerja sebagai petani. Namun, tidak lama kemudian sang ayah meninggal dunia. Nasib keluarga ini, menyebabkan mau tidak mau seorang ibu yang awalnya hanya sebagai ibu rumah tangga berperan sebagai pencari nafkah untuk membiayai keluarganya.

Semenjak ayahnya meninggal, ibunya mulai mendidik anaknya dengan keras agar anaknya dewasa nanti hidup sukses dan tidak seperti yang di alaminya sekarang hidup serba kekurangan. Ibunya mulai membiasakan anaknya untuk membantu pekerjaan ibunya dalam bertani di sawah.

Pada suatu hari,ibunya menyuruh anaknya untuk membantunya menanam padi di sawah yang ukurannya cukup luas. Ibunya berkata “nak, jika nanti gagal ketika panen, maka keluarga kita akan terkena dampaknya.

Kebutuhan dalam keluarga akan tidak tercukupi, karena sumber penghasilan bergantung pada hasil panen tersebut.”Kedua anak laki-laki tersebut memang belum merasakan apa yang telah ibunya katakan.

Pada suatu hari, anak laki- laki pertama yang bernama Tono berkata kepada adiknya “dik, hari minggu besok ikut nggak bermain sepak bola sama kakak di lapangan dekat kampung sebelah”. Akhirnya si adik mengikuti ajakan kakaknya padahal ibunya telah menyuruh Tono untuk membantu menanam padi di sawah.

Ketika ibunya tidak dibantu oleh kedua anaknya dalam menanam padi, sehingga selesainya menjadi lambat. Akibatnya, waktu panen menjadi mundur. Oleh karena itu, Persediaan makanan di rumah Tono lama kelamaan jika tidak di hemat maka akan kekurangan makanan.

Di ruang makan, Tono berkata kepada ibunya “bu, kenapa kok masak cuma sedikit tidak seperti biasanya?

Padinya masih belum bisa di panen, kalau tidak di hemat mulai hari ini, besoknya akan tidak akan ada nasi. Ibu tidak ada uang untuk beli beras ”jawab ibu. Akhirnya jatah nasi keluarga tersebut menjadi berkurang sehingga terkadang Tono harus menahan lapar.

Tono merasa sedih dengan keadaan tersebut. Dia teringat akan kata-kata ibunya ketika ibunya menyuruhnya untuk membantu menanam padi agar cepat selesai. Jika cepat selesai maka waktu panen bisa lebih cepat sehingga tidak akan kekurangan beras seperti ini. Tono menyesal dengan perbuatannya.

Dengan penyesalan tersebut akhitrnya dia semangat membantu ibunya dalam bertani. Beberapa bulan kemudian, sawah yaang dia bantu menanam bersama ibunya panen tepat pada waktunya sehingga persediaan beras tercukupi seperti biasanya tidak seperti bulan kemarin.

Ketika makan bersama, ibunya bilang kepada kedua anaknya “nak, kamu sudah tahu hasil panen padi pertama sama kedua yang menyebabkan kamu tidak bisa makan seperti biasanya, kamu tidak mau kan kekurangan makanan seperti bulan kemarin?”.

Tidak mau, bu “ jawab serentak kedua anaknya.

Oleh karena itu, ada hikmah di balik semua itu, ibu berpesan pada kalian “kamu harus jadi anak sukses ketika dewasa nanti, kesuksesan itu di butuhkan usaha yang besar dan kesungguhan kalian. Jika kamu bermalas-malasan sama seperti yang kamu sudah lakukan bermain sepak bola tidak kenal waktu, kamu akan menyesal dewasa nanti dan merugikan orang lain sama seperti yang kamu rasakan ketika jatah makananmu berkurang sehingga keluarga kita menjadi kekurangan makanan. Kesuksesan yang engkau miliki akan juga berguna bagi orang lain sama seperti kalian yang membantu ibu menanam padi sehingga panen menjadi tepat waktu yang mempengaruhi persedian makaanan tercukupi”.

Akhirnya dengan mengingat pesan ibu tersebut, Tono mulai belajar sungguh-sungguh dan usaha maksimal dalam meraih pendidikan tinggi yang mengantarkan dia menjadi seorang dosen di universitas terbaik di kotanya

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kisah Inspiratif "Pengalaman Menjadi Semangatku""

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel