Kisah Misteri "Penunggu Rumah Kos ku"

KisahTerbaik.Com- Rangkaian kisah misteri ini dihasilkan dari pengalaman nyata yang benar-bener terjadi pada "Handra R J" sebagai penulisan cerita dengan judul "Penunggu Rumah Kos ku". Semoga tulisan ini bisa memberikan wawasan kepada segenap pembaca.

Begini, Kisahnya...

Pada saat itu, saya adalah mahasiswa baru sebuah Perguruan Tinggi Negeri Islam dan karyawan sebuah supermarket. Betapa senangnya saat itu, saya merupakan salah satu siswa yang diterima dari sekian ribu siswa yang berlomba-lomba ikut tes, bahkan saya sangat bersyukur karena diterima juga di sebuah supermarket yang jadwalnya tidak mengganggu kuliah saya. Di benak saya kuliah itu sangat menyenangkan, jauh dari orang tua untuk bisa belajar hidup mandiri.

Saya berencana untuk menyewa sebuah kamar kos yang kebetulan waktu itu kos- kosannya terdiri dari empat kamar, satu kamar di lantai 1 dan 3 kamar di lantai dua. Kebetulan waktu itu yang kosong cuma kamar lantai dua karena yang lantai satunya sudah diisi oleh karyawan sebuah hotel di kawasan itu.

Alhamdulillah saya memiliki rumah yang agak dekat dari tempat kerja meski lumayan jauh dari tempat kuliah karena harus naik angkot dua kali ke tempat kuliah, tapi tak apalah setidaknya ketika istirahat kerja saya bisa pulang makan lagian saat itu saya tidak punya motor atau kendaraan.

Saya cuma sendirian karena satu kamar hanya bisa untuk satu orang. Hari pertama begitu bahagianya saya bisa memiliki kos yang pemiliknya ramah dan seperti keluarga sendiri, bahkan rumah ini terasa milik pribadi.

Dengan kesibukan kuliah sambil kerja dan jadwal kuliah yang begitu padat ditambah lagi kerjaan yang banyak di tempat kerja, tidak jarang tiba di rumah saya sangat kelelahan karena sedikit waktu istirahat, kuliah pagi siangnya langsung kerja sampai malam, lumayan capek.

Seminggu sudah saya di tempat kos dan kejanggalan demi kejanggalan mulai terjadi, mulai dari suara air di toilet, orang yang sedang mencuci tengah malam, suara wanita menangis dan lelaki mendengus hampir setiap tengah malam.

Saat itu malam jum’at, tiba- tiba suara perempuan pada jam satu malam terisak- isak di sebelah kamar saya. Saya pikir positif saja, barangkali ada tetangga sebelah sedang bertengkar dengan suaminya.

Paginya cerita sama ibuk kos yang biasa dipanggil mami karena anak- anaknya memanggilnya mami. 

Katanya di rumah sebelah cuma ada seorang ibu janda yang suaminya sudah meninggal, saya merasa
aneh karena suara itu persis terdengar arahnya dari rumah sebelah kira- kira tiga meter dari kamar saya dan mungkin ini alusinasi karena faktor kelelahan saya pun berusaha menjinakkan pikiran.

Namun keesokan malamnya suara itu datang lagi tapi kali ini suara lelaki paruh baya yang sedang mendengus- dengus dengan nada marah. Tidak lama kemudian ada yang mengetuk pintu kamar dan saya semakin merinding bulu roma saya jadi berdiri, setelah terdengar suara Assalamu’alaikum dan menanyakan itu siapa, baru saya buka pintu perlahan. Rupanya bang Ori keponakannya mami.

Ada apa bang?
Maaf mengganggu Ndes, boleh abang malam ini numpang tidur di kamarmu karena abang merinding gak bisa tidur barusan mendengar suara aneh?

Ternyata suara yang kita dengar sama dan kami langsung mengambil Al-Qur’an membaca surat Yaasiin bersama dan suara itu pun hilang.

Dua hari setelah kejadian ini jam dua belas malam ada sosok tamu yang sudah terdengar langkah kakinya menginjak tangga menuju kamar saya. Saya kira itu teman saya dan saya pun langsung membukakan pintu, tapi tidak ada siapa-siapa padahal saya sangat yakin itu suara kakinya Ghani.

Esoknya saya bercerita kepada mami dan saya pun kali ini menceritakan semua yang saya alami kepada mami lalu mami menceritakan yang sebenarnya tentang rumah ini.

Sebenarnya Ndes, semua yang kamu dengar dan alami itu memang benar ada penunggu rumah kita tapi kamu jangan takut mereka tidak akan mengganggu kalau kita tidak jahat melainkan ia akan melindungi kita yang berada di rumah ini dari orang- orang yang berniat jahat. Rumah kita ini bekas peninggalan Belanda seperti yang kamu lihat desain rumah masih seperti rumah orang belanda pada umumnya meski sebagian sudah diperbaharui. Konon cerita sewaktu membuat kamar mandi ada bertemu beberapa tengkorak sepertinya ada mayat yang dikubur dulunya di sana namun kita sudah kafani lagi dan sudah dipindahkan kuburnya ke tempat lain, kemudian di sebelah kamar kamu itu jalannya atau jalur lintasnya para jin dan makhluk halus lainnya makanya kamu mendengar suara- suara aneh. Kemudian di dalam rumah ada tangga ke kemarnya Ori sering di sudut mau naik tangga ada sosok hitam berdiri tapi mengucap dan istighfar saja baca ayat- ayat Allah dan jangan lihat bayang itu dan tak perlu hiraukan lurus saja pandangan ke depan karena kalau kita lihat nanti pas mau turun lama rasanya sampai di bawah karena kamu belum terbiasa.”

Saya jadi merinding mendengar semua cerita mami dan sebelumnya bang Ori juga pernah menceritakan kejadian bersama teman- temannya di kamarnya dan kejadian itu kira- kira jam delapan pagi. Namun akan kita ceritakan pada kisah selanjutnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kisah Misteri "Penunggu Rumah Kos ku""

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel