Kisah Nyata Anak Rantau "Perjuangan Menemukan Jati Diri"

KisahTerbaik.Com- Rangkaian kisah nyata tentang anak rantau ini dituliskan oleh Hairul Dharma Widagdo salah satu Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan judul dalam artikelnya "Perjuangan Menemukan Jati Diri Kisah seorang Anak Rantau". Semoga cerita ini bisa menambah motivasi dan inspirasi.

Begini, Kisahnya...

Beberapa tahun yang lalu, ada seorang remaja yang tidak mengira bahwa kehidupan di luar zona nyamannya itu sangat keras. Meninggalkan rumah bermil-mil jauhnya, berangkat dengan keadaan tidak memiliki teman satupun, dan menuju tempat yang dia tidak pernah sama sekali kunjungi.

Pada bulan April tahun 2015, sampailah dia di tanah Jawa tepatnya di kota Malang. Dinginnya udara kota Malang membuat dia teringat dengan cerita teman-temannya yang mengatakan, ‘kota Malang begitu sejuknya, sangat berbeda dengan Palangkaraya yang panasnya begitu menyengat’. Sejuk sekali saat itu, membuat dia seperti bermimpi bahwa dia ada di kota yang diceritakan teman-temannya dan nantinya akan menjadi tempat dia mencari ilmu.

Singkat cerita, dia sangat berkeinginan untuk menjadi pemeran utama dan bukan sebagai pelengkap dalam cerita dirinya. Jalan yang dia lewati tidak selamanya sesuai dengan keinginan dirinya. Seperti halnya jalan raya yang diaspal, tidak selamanya jalanan tersebut mulus tidak ada goncangan sama sekali pasti ada kerusakan di jalan tersebut dan kerusakan itulah yang menjadi rintangan dari dia yang sedang mencari jati diri.

Jauh dari rumah, hidup dengan mengatur keuangan sendiri, sampai dengan tumpukan tugas yang belum pernah dia alami membuat dia berpikir beginikah kerasnya kehidupan di luar rumah nanti. Salah satu temannya pernah bercerita, apa yang sekarang Kita alamin hanya menyentuh kulit yang paling luar dari sebuah kehidupan. Kehidupan di dunia kerja dan kehidupan di dunia nyata jauh lebih keras dari yang kita alami sekarang.

Dalam perantauannya sedikit demi sedikit dia belajar untuk menjalani kehidupannya. Selain untuk belajar, dia juga ingin menemukan jati diri yang sebenarnya. Beberapa bulan setelah dia beradaptasi dengan kehidupannya, dia mulai mencari tempat kemana dia akan berlabuh dan menemukan keluarga baru.

Dia memiliki hobi memainkan alat musik, dan akhirnya dia mengikuti salah satu organisasi yang bergerak di bidang musik. Tidak hanya itu, dia juga diajak temannya untuk mengikuti organisasi yang condong ke arah kajian, penelitian, dan kepenulisan.

Kesibukan di dua organisasi itu, membuat manajemen waktunya kembali berantakan. Di samping harus memenuhi kewajibannya di dua organisasi itu, dia juga berpikiran bahwa dia tidak boleh mengabaikan tujuan utamanya yakni belajar.

Penuhnya jadwal dirinya sampai-sampai membuat dia tidak bisa berpikir jernih dan akhirnya dia mengalami banyak masalah di dua organisasi tersebut. Kemudian dia memutuskan untuk vakum sementara dari semua organisasi yang dia ikuti.

Satu tahun amanya dia istirahat dari organisasinya dan selama itu dia berpikir serta teringat apa yang tercantum di dalam al-Qur’an bahwa, ‘Allah tidak akan mengubah suatu kaum jika kaum tersebut tidak ingin berubah’. Jatuh bangun dirinya dalam mendaftar organisasi membuat dia berpikir apa yang sudah dia usahakan saat terjun dalam organisasi apakah hanya akan menjadi sia-sia sekarang atau dia akan kembali dan merubah serta memperbaiki dari awal lagi.

Di sinilah dia mulai dibenturkan dengan kulit dari sebuah kehidupan. Dan akhirnya dia berpikir untuk meneruskan salah satu organisasi tersebut, dan sedikit demi sedikit menghilang dari beberapa organisasi yang lain.

Teringat kembali dengan sebuah kalimat, ‘terkadang kita tidak bisa memenuhi apa yang Kita inginkan, terkadang juga untuk mendapatkan cerita yang lebih baik kita harus mengorbankan cerita yang lain, dan tidak selamanya apa yang kita inginkan akan terpenuhi melainkan apa yang kita butuhkanlah menjadi sebuah cerita terbaik dalam hidup kita’.Positive Thinking, Allah had plans better and all there must be a lesson.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kisah Nyata Anak Rantau "Perjuangan Menemukan Jati Diri""

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel