Kisah Nyata Cinta "Mana Bisa Ku Membencimu"

KisahTerbaik.Com- Rangkaian tulisan-tulisan ini dihasilkan dari pengalaman pribadi penulis tentang cinta, yakni Hela Azzahra dengan judul "Mana Bisa Ku Membencimu". Semoga tulisan ini bisa memberikan wawasan bagi segenap pembaca sekalian.

Begini, Kisahnya...

Sebulan sudah ia tidak menghubungiku. Waktu sebulan itu sukses membuatku uring-uringan untuk melakukan apapun termasuk belajar. Seperti mendapat uang dari langit, aku dipanggil untuk mengikuti seminar di tengah kemalasan yang sedang melanda. Memang biasanya, seminar itu akan menyenangkan.

Tapi tidak untuk kali ini.

Seminar ini membahas tentang segala perilaku buruk yang sering dilakukan para remaja seperti berpacaran, merokok, dan sebagainya. Karena aku memiliki seorang pacar tentu saja seminar ini membahas semua kesalahanku.

Meski membosankan, aku tetap mengikuti seminar ini karena merupakan amanat dari seorang guru. Di akhir acara, instruktur seminar menyumpah serapahi peserta yang memiliki pacar akan putus karena diselingkuhi jika tidak memutuskan pacarnya pulang dari seminar ini. Aku yang tidak serius mengikuti seminar ini juga tidak menanggapi serius sumpah serapah itu.

Karena sekolahku melarang siswanya untuk membawa ponsel genggam ke sekolah, aku baru bisa menceritakan semua yang ku alami ke pacarku ketika sekolah usai. Memang benar pacar ku tidak menghubungi ku selama sebulan, karena ia sedang berada di sekolah asrama dan tidak diizinkan untuk membawa ponsel genggam.

Meski begitu, aku tetap menceritakan semua kisah menarik yang ku alami dan berharap secepatnya dibaca olehnya.

Beberapa hari setelah seminar, kakak kelasku yang satu sekolah dengan pacarku menghubungiku. Ia mengatakan ada hal yang penting harus dibicarakan. Ia juga memberitahuku untuk tidak terlalu terkejut setelah mendengarnya.

Setelah berjanji berbagai hal, barulah kakak itu memberitahuku. Kakak itu bilang bahwa pacarku ingin putus denganku tetapi ia bingung apakah itu keputusan tepat setelah membuatku menunggu untuk sekian lama.

Dan alasan dibalik semua itu adalah karena ia telah menyukai orang lain yang tidak lain teman sekelasnya. Mau tidak mau, suka tidak suka, aku harus melepasnya karena tidak akan untung jika aku mempertahankan rasa sakit itu.

Dan aku teringat akan sumpah serapah yang sempat disebutkan di penghujung seminar. Ternyata benar adanya. Tidak ada untungnya ketika melakukan hal buruk dan sumpah serapah itu terbukti. Meski begitu, aku tidak membenci intruktur tersebut karena berkatnya aku bisa meningkatkan prestasiku dan masuk ke sekolah yang aku impikan.

Setelah tiga tahun berlalu, temanku yang juga satu sekolah dengan mantan pacarku menghubungiku. Kali ini aku juga mendapat pesan darinya. Ia meminta maaf dan mengirimkan salam untukku. Ternyata dia masih sama, tidak berani mengungkapkannya sendiri.

Meski begitu, aku tahu itu tulus dan aku tidak akan marah karena hal yang telah ia perbuat. Dan semua yang ia perbuat juga membuatku sadar akan perilaku buruk yang sedang ku amalkan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kisah Nyata Cinta "Mana Bisa Ku Membencimu""

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel