Kisah Nyata "Peristiwa yang Melampaui Akal Sehat Manusia"

KisahTerbaik.Com- Rangkaian tulisan yang menjadi kisah cerita ini diberi judul "Peristiwa yang Melampaui Akal Sehat Manusia" dengan penulis Neno Anderias Salukh. Dalam ceritanya ia membagikan pengalaman berharga sebagai seorang anak. Semoga bisa memberikan kesan kepada pembaca sekalian.

Begini, Ceritanya...

Saya anak keenam yang lahir dari sebuah keluarga kecil di pedalaman Timor Tengah Selatan pada tahun 1995. Peristiwa yang terjadi pada 6 April 1995 ini tidak direncanakan sebelumnya. Memiliki lima orang anak bagi orang tua saya sudah cukup dan melebihi batas aturan pemerintah.

Oleh karena itu, peristiwa saya lahir sebagai anak keenam adalah sebuah kebetulan. “Kami mengikuti program Keluarga Berencana pada tahun 1992 untuk tidak melahirkan lagi” kata ibu saya menceritakan semua yang mereka lakukan pada saat itu.

Dalam dunia medis, jangka waktu penggunaan kontrasepsi tergantung pada jenis kontrasepsi yang digunakan. Pada saat itu, ibu saya menggunakan kontrasepsi yang memungkinkan kehamilan atau mencopot alat kontrasepsi tersebut setelah lima tahun kemudian.

Namun, Tuhan berkehendak lain.

Tuhan menunjukan kehebatannya yang melampaui akal sehat manusia. Perlu diakui bahwa sehebat apapun, sebesar apapun ilmu pengetahuan yang dimiliki seorang manusia tidak mampu menjangkau Tuhan Pencipta Alam Semesta.

Tuhan menempatkan saya selama sembilan bulan dalam rahim seoarang wanita hebat dalam kondisi sementara menggunakan alat kontrasepsi. Inilah suatu karya nyata unik yang Tuhan tunjukan dalam keluarga saya. “Saya heran, kenapa saya pasang alat tetapi saya hamil” kata ibu saya.

Kenyataan ini harus diterima. Ibu saya menceritakan suka duka yang dia laluinya selama masa sembilan bulan. Suka duka yang tidak pernah ia alami ketika lima orang saudara saya menjalani hal yang sama dalam rahim wanita hebat ini.

Ibu menjalani hari-hari yang cukup rumit, selama sembilan bulan ia muntah-muntah dan pingsan. 

Jika hal ini terjadi bagi orang lain, aborsi adalah jalan terbaik yang perlu dilakukan, apalagi kehamilan ini bukan rencana kami” Kata ibu saya.

Namun, kebesaran hati dan kasih sayang seorang ibu menjadi keselamatan bagi saya. Selama sembilan bulan penderitaan, ibu bertahan demi lahirnya seorang penutur cerita ini.

Ketika saya dilahirkan, saya diasuh dengan penuh kasih sayang. Entah mengapa? Anak yang lahir tanpa perencanaan ini menjadi anak emas dalam keluarga kecil ini. “Lahir tanpa rencana, menderita selama dalam kandungan, itulah alasan saya menyayangi dan melindungi hidupnya” Cerita ibu saya ketika saya tanya mengapa dia sangat mengasihi saya.

Hal ini menunjukan bahwa seorang anak yang lahir dari, dengan dan dalam kondisi apapun, kasih sayang dari orang tuanya akan selalu menemani hidupnya.

Saya berhutang budi pada ibu saya, dan utang itu tidak bisa ditebus dengan apapun. Memiliki dia adalah “Anugerah terindah dalam hidup saya”. Kekayaan, Kebahagiaan, Hikmat dan segala Keindahan yang saya miliki adalah saya “Memilikinya Dan Dia Memilikiku”.

Merupakan sebuah janji kepada Sang Pencipta bahwa “Mengasihi Tuhan, menyayangi keluarga dan menjadi berkat bagi orang lain adalah cita-cita hidup saya yang mungkin merupakan tujuan Tuhan mengijinkan saya ada di dunia ini melalui suatu proses yang melampaui akal sehat manusia".

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Kisah Nyata "Peristiwa yang Melampaui Akal Sehat Manusia""

  1. Terharu bacanya kak
    Jdi pngen nangis

    D tggu tulisan2 lainnya kak

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel