Kisah Nyata Perjuangan Hidup "Mencari Rizki dan Menuntut Ilmu"

KisahTerbaik.Com- Tulisan kisah nyata tentang kehidupan, ialah hasil karya dari Riki Raflianto yang menuliskan dengan judul menarik, yaitu "Kisah yang di Takdir kan oleh Allah SWT.Dalam Mencari Rezeki dan Menuntut Ilmu". Semoga hadirnya cerita ini bisa memberikan dorongan terbaik bagi pembaca sekalian.

Begini, Kisah Nyata Perjuangan Hidupnya...

Seorang pemuda yang bernama Riki RafliAnto yang bisa dipanggil Riki, setelah tamat SMK jurusan Akuntansi Riki ingin berkuliah karena ekonomi yang kurang memungkinkan ,lalu Riki merantau ke Pekanbaru , setelah tibanya di pakanbaru , pertama Riki bekerja sebagai pancabut rumput ditempat rumahan pegawai ,dalam suatu hari bisa dapat uang 50.000 dan 30.000.

Setelah seminggu lamanya Riki bertukar pikiran menjadi tukang potong rambut karena sudah pengalaman di potong rambut,karena waktu SMK terus memotongi rambut teman sekelas, menjadi potong rambut ditempat terdekat di rumah sekitar, dan siapa yang ingin potong rambut Riki pun pergi ke rumah orang yang ingin memotong rambut.

Riki ini sebagai potong rambut keliling, terkadang tengah malam sekitar jam 11 malam Riki di bangunkan untuk memotong rambut salah satu tetangga.dan bosan lah Riki ini menjadi tukang potong rambut, Riki pun membuat sebanyak lima belas lamaran untuk mencari kerja di kota Pekanbaru dan menyebar kan di Mol-mol Ramayana dan Pt-Pt dan lain sebagainya, setelah itu Riki ini menunggu terfonan dari tempat yang telah Riki sebarkan lamarannya selama sebulan lamanya, ternyata sudah nunggu selama sebulan hanya satu yang menelfon yaitu Cafe.

Setelah itu lulus lah di interview langsung masuk kerja hari itu juga,hanya lima hari Riki bekerja di sana , lantaran tidak sanggup pulang malam dan tinggal sama mertua kakak ,jam kerja di Cafe itu masuk jam 15 sore pulang jam 3 malam ,dan Riki segan dengan mertua kakak Riki itu setiap jam 3 malam membuka kan pintu waktu pulang kerja, dan mertua itu merasa terganggu tidurnya.

Karena membuka kan bisa pintu, setelah itu berhenti lah Riki bekerja di sana ,dan Riki meminta gaji Riki kepada pimpinan Cat tersebut dan dia tidak mengeluarkan nya lantaran Riki mengundurkan
diri, Riki ikhlas.

Keesokan harinya dapat lagi pekerjaan di Toko baju ,di interview besok nya lagi bekerja, sudah masuknya bekerja disana , Masya Allah lagi peraturan nya ,masuk jam 7.30 pagi pulang jam 23.00 malam tidak ada juga libur, kerja nya berdiri dan melipat, melayani pelanggan, Riki bisa tahan kerja disana hanya satu bulan setengah ,dan mendapatkan gaji 1.500.000.

Dan merasa bosan di Pekanbaru , pulang kampung lah Riki ngak terasa sudah satu tahun merantau di Pekanbaru. Datang lh teman Riki ini yang namanya Jaya, Jaya ini sudah nganggur juga lantaran bekerja dan mengumpulkan uang untuk masuk kuliah, diajaknya Riki ingin kuliah dan berfikir lah Riki "melihat teman-temannya yang kuliah" jadi timbul keinginannya ingin masuk kuliah lantaran sudah menganggur satu tahun.

Melihat teman-teman sudah lanjut satu tahun dari Riki, tapi Riki tidak masalah yang penting menurut ilmu, mendaftar Riki ke warnet lewan online mendaftar nya setelah itu membayar uang pendaftaran 200.000 dan bersiap-siap untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi IAIN BUKITTINGGI. Memikirkan dana tidur ya.

***

Keesokan harinya adat dari teman yang sudah masuk kuliah semester dua dan sudah lanjut kuliah di salah satu perguruan di IAIN Bukittinggi sewaktu si Riki ujian masuk perguruan tinggi IAIN BUKITTINGGI tidak ada tempat tinggal ,setelah itu dia bertemu dengan salah satu temannya di kampung yang bernama Rizki.

Rizki ini menelepon menelpon temannya di Bukittinggi, temannya kuliah di IAIN Bukittinggi juga karena dia tinggal di mushola waktu Riki ini sudah tiba di IAIN Bukittinggi dijemput lah oleh temannya yang tinggal di mushola itu yg bernama Zakri.

Setelah keesokan harinya,si Adi ini mau ujian masuk perguruan tinggi IAIN BUKITTINGGI ia diantar oleh teman nya tadi kekampus , setelah itu lulus lh si Riki Raflianto ini di IAIN BUKITTINGGI jurusan Filsafat Agama , waktu itu dia masih tinggal di musola si Zakri, karena Riki ini adalah anak yg kurang mampu untuk ngekos, Riki ini berfikir kalau ngekos 300 ribu di mushola gratis pula beras di kasih dan ilmu Agama dapat pula, setelah Riki berkuliah Riki dapat uang saku dari musola tersebut.

Kalau orang tua sekali-kali mengirim untuk nya ,Riki ini karena telat nya yg kuat untuk berubah,bisa nya Riki ini penaku dan grogi ,hari itu dia berangsur-angsur belajar azan untuk musola tersebut ,selama satu semester Riki hanya bisa azan dan imam sholat Zuhur sama ashar ,karena kegigihan Riki ini satu semester lagi menjadi dua semester dan hari sampai padi hari puasa ini.

Riki ini bisa menjadi seorang imam tarawih di mushola tersebut, terkadang Riki dan Zakri bergantian di mushola,karna kesibukan berorganisasi. "Mungkin rezeki dan takdir saya hanya untuk menuntut ilmu di kuliah ini ,tidak ada yang lain selain berkuliah" mungkin Allah mengasi jalan ini untuk terbaik dari saya....

Itu lah cerita nyata dari saya sendiri dan bisa bermanfaat bagi teman-teman dan adik-adik yang ingin kuliah jangan patah semangat, ikutkan kata hati mu dan berdoa jalan itu pasti ada kalau kita bersungguh-sungguh... Sekian dari saya semoga pengalaman saya bermanfaat bagi adik-adik semua . sekian ... wassalam

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kisah Nyata Perjuangan Hidup "Mencari Rizki dan Menuntut Ilmu""

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel