Kisah Motivasi "Keajaiban Sedekah si Pedagang Buah"

KisahTerbaik.Com- Rangkaian kisah inspiratif yang bisa dijadikan motivasi ini adalah karya Dita Ayu Purnamasari dengan judul "Keajaiban Sedekah si Pedagang Buah". Dalam storinya ia membagikan pengalaman hidup yang berarti bagi pembaca.

Begini, Kisahnya...

Di sebuah sudut kota, tinggallah pasangan suami istri yang hidup di rumah sederhana dengan pendapatan yang pas-pasan. Pak Jainuri adalah seorang pedagang buah keliling yang terkenal baik hati, sering memberi dagannya ke tetangga-tetangga.

Jainuri memiliki 2 anak yang sudah dewasa namun sudah tidak tinggal lagi dengannya. Ridho nama anak pertamanya yang saat ini mendapat kepercayaan dari direktur untuk memimpin cabang perusahaan di kota kelahirannya.

Kian lama Ridho semakin sukses hingga mampu membeli rumah mewah dan mobil dengan jerih payah kerjanya. Tanpa sepengetahuan orang tuanya ia menikah dengan seorang gadis yang bernama Alya. Alya seorang wanita cantik dengan balutan jilbabnya serta memiliki hati yang baik. Beberapa tahun kemudian Ridho dan Alya mempunyai anak laki-laki yang mereka namai Tito.

Saat itu Ridho pergi ke suatu tempat dan tak sengaja ia menabrak seorang pedagang buah keliling yang ternyata adalah bapaknya sendiri, Jainuri. Namun, Ridho tidak mau mengakui Jainuri di depan istrinya, Alya.

Mereka berdua segera bergegas meninggalkan Jainuri yang sibuk membereskan buah-buahan yang jatuh. Saat berada di rumah Alya mempertanyakan kembali apakah laki-laki tersebut benar bapaknya atau bukan, lantas jika memang benar kenapa suaminya tidak mau mengenalinya.

Perdebatan antara keduanya berlangsung hingga Ridho mengakuinya namun, ia tidak mengizinkan Alya untuk bertemu dengan orang tuanya. Di lain sisi, ibu Ridho sedang mengalami sakit yang cukup berat sehingga membutuhkan biaya untuk operasi.

Sedangkan Jainuri sadara bahwa ia tidak memiliki cukup uang untuk membiayai istrinya sehingga ia datang ke rumah anaknya Ridho untuk meminta bantuan. Namun, Ridho tidak mau membantu meminjamkan uang dan menyuruh Jainuri untuk pergi dari rumahnya.

Hal tersebut juga diketahui oleh Alya yang mencoba menasehatinya tetapi suaminya tak mau mendengarnya.

Selanjutnya Jainuri menemui Rima anak keduanya di kantor tempat kerjanya. Rima memang sedang berada di kantor tetapi ia tidak mau menemui bapaknya dan menyuruh satpam untuk mengatakan bahwa ia sedang tidak berada di kantor. Jainuri tidak percaya akan hal itu, ia yakin Rima ada dikantor tetapi tidak mau menemuinya sehingga Jainuri memutuskan untuk pulang dengan segala kekecawan pada anak-anaknya.

Alya berkeinginan untuk membantu mertuanya dengan membawa uang namun, hal itu diketahui oleh Ridho dan ia pun marah besar tidak mengizinkan untuk menemui ibunya. Tetapi Alya tetap dengan pendiriannya akhirnya Ridho memperbolehkan dia pergi dengan syarat tidak boleh membawa uang sama sekali.

Lalu, Alya pergi bersama dengan anak laki-lakinya Aldi ke rumah mertuanya. Semakin lama kondisi istri Jubair memburuk, ia harus segera mendapat perawatan tetapi hingga saat itu belum ada uang untuk membawa ke rumah sakit.

Jubair hanya bisa berdoa agar istrinya tetap diberi kekuatan dan ada keajaiban dari Allah untuk membantunya. Ia tidak patah semangat dan putus asa, mulailah ia berjualan lagi karena istrinya ada yang merawat.

Setiap hari Jainuri berkeliling untuk berjualan buah namun, ketika ada pembeli yang ingin membayar ia menolaknya, yang diinginkan hanya doa dari pembeli-pembeli tersebut untuk sang istri. Ia tak merasa rugi meskipun dagangannya harus diberikan begitu saja kepada orang-orang karena Januri yakin bahwa Allah akan membantu dan memudahkannya dalam hal apapun.

Begitulah keseharian yang dilakukan oleh Jainuri, hingga pada suatu hari Allah mengirimkan bantuan untuk operasi isterinya melalui dana yang dikumpulkan oleh warga. Ia sangat bersyukur sekali pertolongan Allah datang dengan tidak terduga serta Jainuri mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah membantu.

Tak lama kemudian operasi sudah berjalan dengan lancar, kian lama kondisi istrinya semakin membaik karena Alya dan anaknya yang terus merawat. Pertolongan Allah kembali lagi datang ke Jainuri melalui kawan lamanya, ia diberikan kepercayaan untuk mengelola restoran milik temannya. 

Jainuri benar-benar tidak menyangka mendapatkan rezeki tersebut, kini ia mengelola restoran dengan menjual makanan dan juice buah. Restoran tersebut berkembang pesat atas kerja keras yang dilakukan dan doa yang tidak pernah putus kepada Allah SWT.

Dibalik kesuksesan serta kebahagiaan yang Jainuri dan keluarga peroleh, anaknya kini mengalami kesusahan. Ridho dipecat oleh direkturnya karena terbukti menggunakan uang perusahaan sehingga ia harus membayar hutang-hutanya, rumahnya pun harus disita oleh bank.

Kini ia tidak memiliki siapa-siapa dan harus hidup dijalanan, begitu juga dengan adiknya Rima yang dipecat oleh perusahaan karena sudah tidak pernah masuk kerja lagi. Rima tidak pernah masuk kerja karena ia kepikiran dengan mantan pacar yang meninggalkannya.

Setelah dipecat ia tidak memiliki penghasilan lagi dan tidak bisa membayar uang kontrakan sehingga ia diusir oleh pemilik kontraka tersebut. Saat menyusuri jalan Rima tiba-tiba bertemu dengan kakanya Ridho yang memiliki nasib sama dengan dirinya.

Mereka berdua berjalan bersama dan tidak memiliki tujuan yang jelas, hingga tanpa sengaja berpapasan dengan Jainuri. Ridho dan Rima mencoba lari karena merasa malu untuk bertemu bapaknya yang pernah mereka sakiti.

Jainuti mengejarnya dan mengajak untuk pulang ke rumah menemui ibunya yang sudah lama merindukan mereka. Akhirnya mereka mau ikut dengan Jainuri dan langsung meminta maaf kepada kedua orang tuanya atas segala kesalahan yang telah diperbuat.

Ridho juga meminta maaf kepada istrinya yang juga ia sakiti selama ini. Mereka pun sekarang tinggal bersama di rumah baru dan mewah milik Jainuri. Sekian.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kisah Motivasi "Keajaiban Sedekah si Pedagang Buah""

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel