Kisah Nyata "Itulah Persahabatan"

KisahTerbaik.Com- Rangkaian kisah nyata ini berudul "Itulah Persahabatan" yang ditulis olej Andi Qadri Al-Aqsha. Dalam kisah ini ia membagikan tentang pengalaman hidupnya dengan sahabat terbaiknya.

Begini, Kisah Nyatanya...

Pada suatu hari, saya mendengar teman-temanku sedang membicarakan Kendari Expo 2018, mereka berbincang-bincang tentang lomba yang telah diadakan oleh panitia lomba. Salah empat dari mereka ternyata telah didaftarkan oleh guruku. “Mengapa saya tidak dipanggil?” ucapku sedih dalam hati. 

Saya lalu pergi dan selalu kepikiran untuk ikut berlomba mewakili sekolahku, saya juga ingin keluar berlomba membawa nama baik sekolahku. Saya selalu berdo’a agar dapat terwujud.

Pada suatu hari, setelah siswa(i) MAN Insan Cendekia Kendari makan siang, saya di panggil oleh salah satu guruku. Guruku berkata “Dalam memperingati hari ulang tahun Kota Kendari, Kota Kendari mengadakan Kendari Expo 2018, dan di kendari expo itu ada berbagai macam lomba yang diadakan, salah satunya adalah lomba da’i”.

“Sepertinya aku akan diikutkan” ucapku dalam hati. “Jadi, bapak mau kamu juga ikut berpartisipan dalam acara kendari expo itu menemani keempat temanmu” katanya. “Baiklah, pak” ucapku bahagia. 

Do’aku selama ini telah terjabah, saya sangat bahagia. Saya lantas bergegas pergi untuk mencari materi apa yang akan saya bawakan nanti. Setelah itu, saya terus berlatih.

Diantara keempat temanku itu, ada salah seorang dari mereka yang sudah pandai, dia pintar dalam da’i, dan dia baik hati. Dalam latihan, kami selalu bertukar pikiran, saling membantu. Tidak ada salah satu dari kami yang ingin menjatuhkan, kami saling mendukung satu sama lain.

Tibalah hari perlombaan. Saat kami tiba di tempat perlombaan, saya melihat sekeliling, peserta yang datang masih sedikit, tapi lambat laun peserta lain mulai berdatangan, dan panggung telah disiapkan dari jauh hari.

Sebelum perlombaan, kami mendaftar ulang ke panitia dan diberikannya nomor dada kepada kami. Sambil menunggu acara dimulai, kami latihan dengan sungguh-sungguh dan tak lupa kami juga saling berbagi ilmu. Rasa persaudaraan kami sangat erat.

Saat acara dimulai, kami bergegas pergi ke tempat khusus para peserta yang telah disediakan oleh panitia. Orang tuaku ternyata datang menontonku. Sebelum saya pergi ke tempat yang telah disediakan, tak lupa saya bersalaman dengan kedua orang tuaku seraya meminta do’a agar semua berjalan lancar.

Peserta demi peserta telah tampil. Dua dari empat temanku juga telah tampil, mereka tampil dengan sangat baik. Saya jadi takut karena semua peserta tampil dengan sangat baik.

Tibalah giliranku. Saya naik ke atas panggung dan mulai berceramah. Saat saya sedang berceramah, tiba-tiba hujan turun. Saya lantas diberhentikan sejenak dan saya disuruh untuk melanjutkannya di dalam tenda, tempat dewan juri.

Karena waktu yang sempat terpotong, rasa ketakutanku timbul. Akan tetapi, sebelum saya melanjutkan, saya sempatkan dulu untuk berdo’a kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan kelancaran dalam berbicara. Kemudian saya melanjatukannya sampai selesai dan semua berjalan lancar.

Setelah semua peserta tampil, kami kembali ke dalam tenda untuk mendengarkan pengumuman. “Saya tidak mungkin menang” ucapku dalam hati.

Saya merasa bahwa saya tidak akan menang karena salah satu temanku itu sangat pandai dan hebat. Saya berpikir bahwa dialah yang akan menjadi juara. Saya bahkan telah melepas pakaian muslim yang saya kenakan dan sekarang saya memakai kaos lengan panjang yang bermotif sorban.

Saat pemenang dibacakan, ternyata saya mendapatkan juara 1. Saya sangat terkejut dan bahagia. Saya naik ke atas panggung bersama 2 orang pemenang lain untuk menerima hadiah dan berfoto bersama. Akan tetapi, rasa persaudaraan kami tetap utuh. Tidak ada rasa iri, benci, bahkan dendam diantara kami. Kami saling mensupport satu sama lain. Dan itulah persahabatan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kisah Nyata "Itulah Persahabatan""

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel