Kisah Nyata "Musafir Futsal"

KisahTerbaik.Com- Rangkaian kisah nyata ini dituliskan Ahmad dengan judul "Musafir Futsal". Dalam stori ini ia mengulas secara mendalam tentang pengalaman terbaik menjadi juara perlombaan yang pernah dilakukannya.

Begini, Kisahnya...

Kisah yang akan saya ceritakan ini yaitu kisah nyata pengalaman saya dan teman-teman ketika kita masih MA di salah satu MA di Kota Pacitan. Perkenalkan dahulu sebut saja nama saya Didin (buka nama sebenarnya), saya tinggal di Kabupaten Pacitan Jawa Timur dan sekarang sudah kuliah di salah satu PTN di Jawa Timur.

Kisah ini terjadi saat saya sedang duduk di kelas 9 MA dan menjadi salah satu kisah terbaik dalam hidup saya. Yaitu yang terjadi pada saya dan teman sepermainan saya saat SMA dan mendapatkan hambatan dari sekolah saat berniat untuk mengikuti sebuah event futsal dan pada akhirnya kami membuat inisiatif sendiri dan menjadi akhir yang sangat inspiratif. Lengkap ceritanya dari awal sampai akhir akan saya ceritakan di bawah.

Awal cerita pada saat itu teman saya Indra mendapatkan sebuah pamflet sebuah lomba futsal antar SMA/MA se Pacitan,Wonogiri, Solo, berhubung tingkat gengsi dan hadiah yang bisa dibilang tinggi sehingga setelah itu saya memberi tahu teman-teman untuk berkumpul dahulu dan berdiskusi untuk bisa mengikuti event tersebut.

Setelah selesai berdiskusi saya dan Rimba yang kebetulan juga menjadi ketua OSIS menghadap ke Guru Olahraga di MA kami dan ingin memberi tahu mengenai event tersebut dan juga menyampaikan jika saya dan teman-teman saya berniat untuk berpartisipasi dengan membawa nama MA kami.

Guru Olahraga kami pun menyetujuinya tetapi belum bisa memastikan mengenai akan dibantu keuangan dari sekolah atau tidak sehingga setelah itu kami menghadap ke bagian Tata Usaha
untuk mengajukan dana terkait keikutsertaan kita dalam event futsal tersebut dan mohon bantuannya untuk difasilitasi.

Pihak Tata Usaha pun belum bisa memastikan dan akan diberitahu lagi perihal pengajuan dana tersebut. Satu hari, dua hari, tiga hari pun berlalu tetapi kabar yang kita tunggu dari pihak Tata Usaha pun belum juga kita terima dan saat itupun sudah H-1 pendaftaran ditutup dan kami pun kembali memastikan kembali ke bagian Tata Usaha dan kita pun menyampaikan jika hari itu sudah H-1 pendaftaran event tersebut.

Tetapi mereka menyampaikan jika mereka tidak bisa mencairkan sejumlah yang kita minta tersebut karena terlalu mendadak, padahal kita sudah menyampaikan hal tersebut 3 hari sebelumnya dan akhirnya kita pun memilih untuk tidak jadi meminta fasilitas tersebut dari pihak Tata Usaha.

Dan setelah itu pun kami menghadap kembali ke Guru Olahraga untuk menyampaikan jika kami tidak mendapatkan fasilitas dari pihak sekolah dan berharap jika bapak Guru Olahraga mau membantu untuk biaya pendaftarannya.

Dan Guru Olahraga juga menyampaikan jika tidak bisa membantu dan memberi saran untuk tidak ikut dahulu pada event tersebut karena tingkat dan gengsi nya yang bisa dibilang tinggi nanti hasilnya juga tidak maksimal dan kami pun menyampaikan jika kami akan tetap berpartisipasi dalam event
tersebut, Guru Olahraga pun mengiyakannya tetapi juga menyampaikan jika pihak sekolah tidak bisa membantu dalam hal apapun.

Setelah itu saya pun menghubungi teman-teman untuk kemudian kita berdiskusi dan akhirnya teman-teman pun bersepakat untuk tetap ikut event tersebut dengan patungan untuk biaya pendaftarannya tetapi tetap membawa nama MA kami dalam event tersebut dan H-beberapa jam pun kita baru mendaftar itu pun hampir tidak bisa karena kuota peserta tinggal satu tim lagi dan tim kami menjadi pendaftar yang terakhir.

Kompetisi futsal itu sendiri dilangsungkan selama 3 hari yaitu hari Jum’at, Sabtu, dan semifinal sampai final pada hari Minggu dan tempat pertandingan itu pun cukup jauh sekitar 1 jam an dari rumah kita. Setelah technical meeting digelar pada hari Rabu untuk menentukan lawan dan peraturan pertandingannya kita pun berlatih bersama sembari menunggu hari H tiba dan setelah hari Jum’at tiba perjuangan kita pun dimulai hari itu.

Pada pertandingan pertama kita bertanding pada jumat sore dan diberikan kemenangan yang perdana untuk tim kami. Karena besok kita masih harus masuk sekolah setelah pertandingan yang melelahkan pun kita langsung pulang dan masih harus menempuh perjalanan lagi yang cukup melelahkan untuk bisa sampai rumah.

Perjuangan kita pun akan dilanjukan esok hari pada Sabtu siang. Karena kita main pada siang hari jam 12.30 sementara sekolah kami pulang sekitar jam 12 kami pn awalnya berencana untuk membolos bersama sekitar pukul 10, tetapi ternyata sekitar pukul 9 semua ketua kelas dipanggil oleh Wakil Kepala Sekolah dan karena guru-guru setelah itu ada rapat maka siswa-siswa pun bisa meninggalkan Madrasah pada pukul 9 tersebut.

Saya dan teman-teman pun segera bergegas untuk pulang dan bersiap-siap untuk kembali bertanding, sekitar pukul 11 kami berangkat bersama-sama dari rumah dan setelah sampai di tempat pertandingan pun kami segera bersiap-siap dan pemanasan sebelum melakukan pertandingan kedua kita. Pada pertandingan kedua itu tim kami kembali mendapatkan kemenangan dan akan bertanding kembali pada sore harinya pukul 16.30, kami pun segera menghubungi teman kami yang mempunyai rumah tidak terlalu jauh dari tempat pertandingan tersebut untuk tempat beristirahat karena tidak memungkinkan jika kami harus pulang terlebih dahulu.

Setelah perjalanan sekitar 10 menit dari tempat pertanndingan tersebut sampailah kami di rumah salah satu teman sekolah kami dan kita pun meminta izin untuk beristirahat di rumahnya, dan ternyata kita pun dibuatkan makan siang sekalian oleh ibu teman kita tersebut.

Sorenya pun kita kembali ke tempat pertandingan dan bersiap untuk menjalani pertandingan ketiga kita dan ternyata kita kembali diberikan kemenangan dan akan kembali bertanding pada malamnya pada pukul 21.30 untuk laga perempat final.

Kita pun kembali ke rumah teman kita lagi untuk beristirahat terlebih dahulu dan kembali ke tempat pertandingan sekitar jam 21.00 dan bersiap untuk pertandingan perempat final kita. Dan setelah menjalani pertandingan yang sangat melelahkan tersebut akhirnya kita berhasil meraih kemenangan kembali dan langkah kita untuk menjadi juara pun semakin dekat dan pertandingan semi final pun akan dilangsungkan besok pagi pukul 9.00 sehingga kami pun tidak memungkinkan untuk pulang selain karena selain kondisi fisik yang snagat lelah juga jarak yang lumayan memakan waktu.  Akhirnya kami pun kembali meminta izin untuk beristirahat di rumah teman kami yang satunnya lagi.

Setelah esoknya kami bangun ternyata oleh tuan rumah sudah disiapkan sarapan untuk kami, setelah sarapan kami pun segera mandi dan bersiap untuk kembali ke tempat pertandingan lagi. Setelah sampai di tempat pertandingan pun kita langsung bersiap dan melakukan pemanasan, pertandingan semifinal ini pun berlangsung beigtu sengit, pada babak pertama tim kami tertinggal 0-1 dan cukup membuat tim kami kehilangan konsentrasi.

Tetapi berkat kegigihan, kerja keras, dan kekompakan permainan yang ditunjukkan oleh teman-teman akhirnya tim kami pun berbalik unggul 2-1 dan berhak untuk melaju ke babak final. Karena final dan perebutan tempat ke 3,4 akan dilangsungkan pada sore hari mulai pukul 14.30 maka kami pun beristirahat terlebih dahulu di rumah teman kami sembari memulihkan stamina, dan sekitar pukul 14.00 kami berangkat ke tempat pertandingan dan setelah sampai di tempat pertandingan pun kita segera bersiap dan melakukan pemanasan untuk melakoni perjuangan terakhir kita.

Awal pertandingan pun berlangsung cukup seru tetapi tim kami mampu unggul terlebih dahulu dan setelah tim kami unggul pertandingan menjadi lebih mudah dan tim kami pun berhak menjadi juara setelah keunggulan 3-0 tim kita sampai pertandingan usai.

Kami pun tidak dapat menyembunyikan kebahagiaan kami karena perjuangan yang kami lakukan dalam event tersebut, selain menjadi juara kedua pemain kami pun juga mendapatkan gelar pemain terbaik dan top score dalam kompetisi tersebut.

Dan berita mengenai tim kita yang meraih juara itupun cepat tersebar bahkan hingga ke pihak sekolah termasuk kepala sekolah MA kami sehingga malamnya saya ditelvon oleh ibu wakil kepala sekolah, beliau mengucapkan selamat atas keberhasilan kita menjadi juara 1 dalam event tersebut dan memohon kesediaannya untuk menyerahkan piala perlombaan tersebut kepada pihak sekolah dan kemudian akan diganti dengan uang pembinaan oleh pihak sekolah.

Akhirnya keesokan harinya kami pun melakukan penyerahan piala tersebut kepada pihak sekolah saat upacara bendera, dan kami juga mendapatkan selamat dan sorotan tersendiri bagi kepala sekolah karena kita yang mengikuti event menggunakan biaya sendiri yang seharusnya mendapatkan fasilitas dari pihak sekolah.

Setelah upacara pun kami diberikan uang pembinaan dan oleh ibu wakil kepala sekolah kami diajak untuk menikmati makan siang dan boleh memesan makanan sesuka kita.

Dalam sedikit pengalaman saya sewaktu masih MA tersebut dapat menjadi pelajaran tersendiri bagaimana kita berjuang sendiri dengan menggunakan biaya kita dan juga makan dan istirahat dengan menumpang di rumah teman-teman kita yang dekat dengan tempat pertandingan.

Walaupun begitu kita dapat mendapatkan hasil yang maksimal yaitu dapat menjadi juara 1 dalam kompetisi tersebut. Sehingga dapat dikatakan jika fasilitas bukanlah menjadi bagian yang wajib untuk mencapai sebuah kesuksesan, bagian yang wajib yaitu semangat yang ada dalam diri kita sendiri.

Dan janganlah terlalu berharap imbalan yang diberikan oleh sekolah, jangan lah selalu berpikir tentang apa yang sekolah berikan kepada kita, tetapi berpikirlah mengenai apa yang sudah kita berikan untuk membuat sekolah kita bangga.

Dan yang paling penting, jika ada seseorang yang meremehkan kemampuanmu maka tidak perlu kau habiskan waktum untuk menanggapinya, cukup diam dan buktikan bahwa kamu bisa melakukannya bahkan melampauinya. Mungkin itu sedikit inspirasi yang bisa diberikan dari sedikit kisah pengalaman pahit yang berakhir dengan manis saya sewaktu masih sekolah di MA.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kisah Nyata "Musafir Futsal""

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel